Monday, 9 December 2013

Maaf, Hujan, karena Pernah Membencimu

"Aneh memang: selalu ada yang membuat terlena dan tak berdaya pada hujan, pada rintik dan aromanya, pada bunyi dan melankolinya, pada caranya yang pelan sekaligus brutal dalam memtik kenangan yang tak diinginkan." Amba Laksmi Pamuntjak - Sebuah Novel

Tuhan menurunkan hujan untuk berbicara dengan makhluk di bumi. Setiap tetesan air yang diturunkannya membawa berbagai macam pesan dari langit, kebahagiaan, duka, dan peringatan.

Hujan menjadi kebahagiaan bagi para petani yang tanah sawahnya telah retak mengering. Bagi pelaut, hujan terkadang menjadi penghalang untuk mencari nafkah bagi keluarga. Bagi orang seperti gue? Hujan menjadi pena yang menuliskan berbagai macam cerita di dalam buku kehidupan.

Monday, 18 November 2013

Thanks, Mantans!

Ternyata, jadi jomblo itu nggak se-mengerikan yang gue bayangin.

Tiga bulan paska gue diputuskan paksa oleh pacar, eh, mantan gue, teman-teman gue sudah nggak terlalu kepo lagi untuk bertanya
"Lo sama dia kenapa sih?"
"Lo kok twit-nya galau mulu sih? Kenapa?"
"Lo putus, Ban?"

Dan mereka sudah nggak terlalu hot lagi untuk BBM gue, atau whatsapp gue untuk sekedar bilang
"Sabar ya, Ban."
Atau komentar
"Kok bisa? Padahal kalian cocok banget keliatannya."
"Sayang ya, padahal kayaknya kalian bahagia banget."

Ya. Akhirnya waktu sudah memakan semuanya. Waktu sudah menyamarkan ceritanya. Tapi, waktu masih belum bisa menghapus emosi yang ada.

Sunday, 17 November 2013

World of Bubunche

World of Bubunche,
A little world inside the big ones, where I can do everything I want.

Dunia ini terlalu besar untuk gue. Dunia ini terlalu banyak peraturan-peraturan yang nggak gue suka. Dunia ini terlalu banyak memiliki hal-hal yang (mau-nggak-mau) perlu kepura-puraan. Hal-hal yang membuat kita terkadang menjadi bukan diri sendiri.

Gue perlu dunia untuk gue sendiri. 
Dunia yang gue buat sendiri, buat gue sendiri.

Nama: Manusia. Hobi: PHP-in Tuhan.

Akhir-akhir ini Tuhan cuma jadi tempat pelarian kesedihan. Ya masalah hati.. Ya masalah hidup.. Ya masalah rezeki. Kasihan - @badholic, 2013.

Pernah dengar orang bilang kalau penghuni surga itu kebanyakan orang susah? Tau kenapa? Ya karena manusia kalau cuma lagi susah doang ingat sama Tuhan. Iya gak? Nggak usah pura-pura nggak baca pertanyaan gue deh.

Saturday, 16 November 2013

Tuhan, aku tidak mau gagal lagi.

Cinta memang tidak pernah datang sendiri. Layaknya manusia yang diiringi oleh Malaikat Raqib dan Atid, cinta selalu diikuti dengan dua bayangan: kebahagiaan dan kepedihan. Bukan cinta namanya jika dia tidak membawa perasaan terbang jauh ke langit ketika dia datang menyapa. Bukan pula cinta namanya kalau dia tidak meninggalkan luka menganga dengan rasa pedih yang begitu mendalam ketika dia harus melangkah pergi.

Friday, 21 June 2013

Rambut, Lo Gak Akan Jadi Alasan Bokap Gue diserang Negara Api!

"Buktikan cinta kamu ke para lelaki yang berarti di hidupmu (daddy, husband, or brothers) dengan menyelamatkan mereka dari neraka"

Apa yang kalian lakukan untuk menahan mata supaya nggak kembali merem saat baru bangun tidur? Setiap orang pastinya punya ritual sendiri-sendiri saat baru bangun tidur. Ada yang langsung lompat dari kasur terus pergi mandi supaya matanya melek kena air, ada juga yang ambil remot tv terus cari siaran gosip supaya mata anteng nggak nutup lagi, ada juga yang langsung ngeloyor cari makanan untuk mengganjal mata sekalian perut.

Gue?
Unlock handphone, twitter, check K's timeline, then check general timeline. 

Monday, 10 June 2013

“He” Is Beautiful - Edited

The last two weeks my Creative Writing lecturer, Mas Dalih, did not come to the class because he was in Bali for his business. However, his friend, Mbak Abmi, kindheartedly substituted him for the class. Last Monday she did not come alone. She brought a guest, she told us in the beginning of the class. The guest came in as she called her in, a beautiful one; long dark brown hair, pierced pointed nose, make up on, and her body was like a Spain guitar. At the first glance, the guest looked female. But I did not think so at the second. I was not the only one who felt she was strange, somehow. The class started being full with murmurs as she took her seat in the corner of the class.  

Mbak Abmi asked us to interview the guest. She made some topics to be questioned and divided us into some groups. Before we started the interview, Mbak Abmi introduced her guest a little. In the middle of her guest introductory, she called the guest with “he”. The second hand stopped for a few minutes. My brain worked a little hard. Okay, everything was clear. The guest was a waria, a man but a half woman. Case closed.